Siapakah yang Paling Cepat Move On Setelah Putus?


Ketika putus cinta, pasti Anda akan merasa sakit hati dan terluka. Hal inipun akan membuat Anda kehilangan semangat untuk melakukan aktivitas sehari-hari karena sulitnya menghilangkan perasaan pada mantan. Namun ternyata sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Missouri menemukan bahwa ada beberapa pihak yang paling cepat move on setelah putus. Siapakah mereka? Berikut uraiannya.
Para peneliti tersebut mencoba utnuk mencari tahu berapa lama rasa sakit yang dirasakan seseorang ketika putus cinta setelah hubungannya berakhir. Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa sebanyak 58 persen respon yang hubungannya berakhir dengan mendadak bisa lebih mudah memulihkan diri setelah sebulan.

Dan hal itu juga ditandai dengan hilangnya semua perasaan yang menyakitkan. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki hasrat untuk menggoda lawan jenis agar bisa segera move on. Mereka menganggap bahwa cara tersebut adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi rasa sakit karena putusnya hubungan. Hal ini terjadi pada mereka yang masih remaja atau orang-orang yang baru memasuki masa kedewasaannya.
Menurut mereka, balas dendam dengan menggoda lawan jenis membuat mereka lebih mudah untuk move on dan menghilangkan rasa sakit hati. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil membuat mantan kekasihnya sakit hati dengan tindakannya. Hal itulah yang mereka sebut dengan “balas dendam yang manis”.
Penelitian yang dilakukan terhadap 170 orang mahasiswa ini, dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan psikolog. Para responden ditanyai tentang pengalaman putus cinta dari orang yang sangat mereka cintai dalam jangka waktu 8 bulan terakhir. Karena usia yang masih muda dan merasa bahwa perjalanan masih panjang, mereka bisa lebih mudah mengatasi rasa sakit yang terjadi karena perpisahan. Adapaun pihak yang bisa lebih cepat berkenalan dengan orang lain adalah para pria.
Setelah itu, para peneliti juga ingin mengetahui perbedaan emosi yang terjadi ketika seseorang yang ditinggalkan dengan ketika mereka yang duluan memutuskan. Para mahasiswa tersebut diminta untuk menuliskan hal yang mereka rasakan pada buku harian online. Dari situ ditemukan bahwa sebagian besar responden hanya membutuhkan waktu selama satu bulan untuk memulihkan emosinya setelah putus cinta.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Load comments