Wanita Lebih Sulit Move On Dibanding Pria, Berikut Alasannya!

Berakhirnya hubungan asmara seseorang tentu menjadi suatu kondisi yang sulit bagi mereka yang merasakannya. Pasca putus, masing-masing tentu akan berusaha menyibukkan diri mereka agar tidak membuat mereka berfikir dan kembali mengingat mantan mereka. Meskipun demikian, berusaha untuk move on dari sang mantan tentu bukan menjadi suatu hal yang mudah. Mungkin Anda yang saat ini merasakan hal demikian, tentu membuat Anda menjadi bimbang dengan perasaan Anda terhadap sang mantan. Memilih untuk kembali atau memilih untuk move on merupakan dua pilihan pasti yang tentunya Anda harus tempuh.
Mencoba move on tentu menjadi suatu hal yang sah-sah saja jika Anda memang sudah tidak mengehendaki kebersamaan dengan sang mantan Anda tersebut. Move on tentu saja bukan hal yang mudah bagi Anda. Mungkin Anda bisa cepat bangkit dari rasa kesenderian Anda dengan mencoba menyibukkan diri Anda dengan segala aktifitas ataupun memilih move on dengan cara kembali menjalin suatu hubungan asmara yang baru dengan orang lain. Meskipun demikian, tentu waktu menjadi suatu indikator apakah seorang pria ataupun wanita dapat bangkit dari hubungan asmara yang sebelumnya telah berakhir tersebut.
Bagi pria, move on dari mantan mereka menjadi suatu hal yang dapat membuat mereka dengan mudah dilakukannya. Kondisi tersebut tentu berbanding terbalik dengan wanita. Kebanyakan wanita cenderung membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk bisa move on pasca putus dari sang mantan. Anda pun dapat membuktikan kebenaran tersebut pada diri Anda. Tak kalah penting yang harus Anda perhatikan dan pahami, mencobamove on tentu saja harus dengan melihat kembali kepribadian dari sang mantan dan diri Anda sendiri.
Salah satu contoh misalnya pada hubungan asmara antara Ashton Kutcher dan Demi Moore. Kondisi dimana Demi harus sampai menjalani rehabilitasi demi agar ia mampu melupakan permasalahan asmaranya tersebut. Kondisi yang dialami oleh Demi Moore ternyata berbanding terbalik dengan mantan pasangnnya Ashton Kutcher yang pasca putus dengannya, ia sudah berkencan dengan beberapa wanita, termasuk Mila Kunis yang merupakan rekan aktrisnya pada film ‘That 70’s Show‘.
Contoh lainnya yaitu hubungan asmara antara Katy Perry dan Russell Brand. Meskipun hubungan pernikahan mereka yang hendak diakhiri melalui proses persidangan, hanya dalam waktu beberapa minggu pun Russell Brand sudah dikabarkan berkencan dengan seorang wanita. Katy pun tentu merasa kesal terhadap mantan pasangannya tersebut karena ia sama sekali tidak memikirkan hubungan pernikahan yang sebelumnya telah mereka jalani. Ia pun merasa kesal oleh karena Brand dapat move on dalam jangka waktu yang terlalu cepat menurutnya.
Kedua kasus di atas, tentu menunjukkan sebuah pernyataan bahwa pria lebih cenderung mudah untuk move on pasca hubungan asmara mereka berakhir jika dibandingkan dengan wanita. Dr. Rajan Bhonsle pun selaku konselor percintaan menganggap fakta tersebut tidak lain oleh karena wanita merupakan makhluk yang memiliki emosional yang sangat peka. Rajan pun mengemukakan bahwa, “Bagi kebanyakan wanita, jatuh cinta adalah proses yang perlahan dan bertahap. Ketertarikan wanita kepada pria terbentuk dalam waktu yang lama seiring dia mulai mencintai, mengenali dan memahami lawan jenisnya. Dia memupuk perasaan cintanya, itulah sebabnya kegagalan percintaan atau perselingkuhan lebih menyakitkan bagi wanita,” ujar Dr. Rajan sebagaimana yang dikutip dari iDiva.
Meskipun demikian, terdapat pula pendapat lain sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Reema Shah selaku salah seorang psikoterapis yang beranggapan bahwa ketika pasangan pria dapat move on lebih cepat dibandingkan dengan pasangan wanita merupakan suatu kondisi yang relatif sehingga tidak dapat dipandang dengan cara mengeneralisir. Move on yang lebih cepat oleh masing-masing pasangan menurutnya lebih dipengaruhi oleh kondisi sosial masing-masing pasangan melainkan bukan dikarenakan alasan gender pria ataupun wanita.
“Wanita bersikap demonstratif karena ada semacam persetujuan sosial yang ‘membolehkan’ mereka lebih terbuka secara emosional. Karena ekspresinya terlihat, orang jadi berpikir kalau wanita lebih sulit melupakan sakit hati,” urai Dr. Reema.
Kebanyakan pria cenderung beranggapan bahwa mereka akan merasa enggan untuk menceritakan dan mengumbar kegagalan hubungan asmaranya pada orang lain oleh karena mereka khawatir bahwa diri mereka dapat dipandang sebagai pria yang tidak macho. Sehingga membuat mereka cenderung untuk menyibukkan diri mereka dengan berbagai aktifitas dan rutinitas ketimbang memilih untuk curhat dengan orang-orang disekitarnya. Hal demikia mereka lakukan, oleh karena mereka lebih memandang hubungan asmara yang telah berakhir sebagai suatu pembelajaran dan bukan menjadi suatu perhentian bagi dirinya. Meskipun demikian, pria mungkin akan tetap nampak macho pasca putus jika dilihat dari luar, namun tidak menutup kemungkinan sebenarnya mereka merasa rapuh pasca putus dengan kekasihnya tersebut.
“Otak pria memiliki kemampuan untuk memisahkan data lebih baik dari otak wanita, itu juga membantu. Artinya, mereka bisa lebih cepat kembali ke keseharian seperti biasa meskipun mungkin masih terbayang sosok mantan kekasihnya,” ujar Dr. Reema.
Berdasarkan kondisi di atas, dapat disimpulkan bahwa pria lebih mudah untuk move on pasca putus dari hubungan asmara mereka jika dibandingkan dengan wanita. Meskipun demikian, hal tersebut menjadi suatu kondisi yang relatif, dan bisa saja pria hanya mencoba tampak tidak sedih dengan menyibukkan dirinya dengan berbagai aktifitas, namun sebenarnya mereka justru merasa sedih pasca hubungan asmara mereka berakhir. Pria cenderung mudah move on dengan bersenang-senang dengan teman-temannya. Sedangkan wanita lebih cenderung mengumbar kesedihan mereka pada orang-orang disekitarnya pasca hubungan asmara mereka berakhir. Hal demikian tentu harus dipandang sebagai suatu kondisi yang relatif, dan tidak beranggapan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh gender melainkan lebih dipengaruhi oleh kondisi sosial yang membentuk karakter masing-masing pasangan.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Load comments