Mengharukan, Kisah Cinta Kakek yang Membuat Banyak Orang Menitikan Air Mata

Cinta sejati merupakan cinta yang akan saling menyempurnakan. Dengan adanya cinta sejati maka seseorang akan menerima apa adanya pasangan, karena bagi cinta sejati kebahagiaan pasangan merupakan kebahagiaan untuk dirinya.
Cinta sejati akan selalu dikenang sampai kapanpun. Cinta sejati akan selalu ada dan akan tetap ada apapun keadaa dan kondisinya. Meskipun pasangan yang dicintai sudah tidak ada di sisi, tetapi cinta sejati akan tetap setia.
Banyak sekali kisah cinta sejati yang bisa kita lihat saat ini, entah itu kisah cinta dari dalam negeri ataupun dari luar negeri. Nah, kisah kali ini menceritakan kisah cinta sejati yang datang dari kota Wisconsin. Dimana kisah ini mampu membuat warga sekitar dan orang-orang yang mengetahuinya sampai menitikan air mata haru.
Seorang kakek akhir-akhir ini telah menghebohkan warga di kota Wisconsin, tempat dirinya tinggal. Kakek yang diketahui bernama Bud Cladwell tersebut telah menciptakan sebuah kisah haru.

Membuat Bangku Taman Sebagai Penghargaan Untuk Mendiang Istrinya

Diketahui, setiap hari kakek berusia 82 tahun tersebut selalu menyempatkan dirinya untuk selalu mengunjungi bangku taman yang ia buat sendiri. Dimana bangku taman tersebut ia buat sebagai bentuk penghargaan untuk mendiang istrinya yang bernama Betty, dimana istrinya tersebut telah menemani dirinya selama hampir 56 tahun dalam pernikahannya.
Meskipun pada saat itu cuaca tidak mendukung, tetapi ia tidak pernah mempedulikan itu semua. Tidak peduli derasnya salju turun dan tidak peduli seperti apa teriknya matahari, tetapi kakek tersebut tidak pantang menyerah dan selalu menemukan berbagai macam cara untuk bisa datang ke Lakeside Park, Fond du Lac. Dimana ia datang ke tempat itu untuk berbicang dengan mendiang istrinya sampai duduk dibangku yang penuh kenanagan tersebut.
Kakek Caldwell menuturkan, bahwa menghabiskan waktu bersama sang istri meskipun mereka sudah hidup di alam yang berbeda merupakan bagian yang terbaik dari hari-hari yang ia jalani. Setiap selesai mengunjungi bangku taman, dan sebelum dirinya pergi meninggalkan bangku tersebut ia selalu meninyimpan atau meninggalkan setangkai bungan daisy dan kepingan sen sebagai simbol dari dua lagu yang mereka sukai, lagu tersebut berjudul Pennies From Heaven dan Daisy a Day.

Melakukan Aktivitas Tersebut Rutin Selama Dua Tahun Terakhir

Buld caldwell1
Aktivitas mengunjungi bangku taman tersebut telah rutin kakek tua tersebut lakukan selama dua tahun terakir ini sejak kepergian sang istri. Namun sayangnya, sejak beberapa minggu yang lalu salju telah menghalangi jalannya untuk datang ke tempat tersebut. Bahkan beberapa waktu yang lalu pun ia sempat tergelincir dan jatuh saat berusaha untuk melewati jalanan bersalju untuk menuju bangku taman.
Namun pada tahun ini, Caldwell tidak menyerah. Meskipun ia tidak bisa mengunjungi bangku memorial tersebut, tetapi ia tetap mendatangi taman tersebut dan duduk sendirian di dalam mobil. Di dalam mobil kakek sebatang kara tersebut berbicara dengan mendiang istrinya di dalam mobil.
Perubahan aktivitas dari Caldwell telah menarik perhatian dari dua karyawan taman yang sudah terbiasa melihat aktivitas yang dilakukan oleh kakek tersebut. Dan setelah berbicara panjang lebar dengan sang kakek, dua karyawan yang diketahui bernama Jerrod Ebert dan Kevin Schultz kemudian bergegas membersihkan jalanan taman dari tempat Caldwell memparkirkan mobil sampai ke bangku memorial Betty. Hal tersebut membuat banyak orang yang melihatnya merasa terharu dan meneteskan air mata.
"Kami harus memastikan jika dia bisa sampai ke bangku taman dan berbicara dengan mendiang istrinya," tutur Ebert.
Setelah melihat reaksi Caldwell terhadap perbuatan mereka, kedua karyawan tersebut telah berjanji untuk tetap menjaga jalanan taman agar tetap bersihh dari salju selama musim dingin. Mereka menginkan agar kakek tetap bisa bertemu dengan wanita yang dicintainya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Load comments