Rusia Perintahkan Google Agar Tidak Memonopoli


Acaranews.com – Google memang selalu membundling aplikasi miliknya di setiap perangkat Smartphone Maupun Android. Namun ternyata hal ini dianggap sebagai upaya Google untuk memonopoli pasar aplikasi.
Langkah Google membundling perangkat Android dengan aplikasi mereka membuat Google dinyatakan bersalah di Rusia karena dianggap memonopoli pasar Rusia. Langkah yang diambil Google itu secara tidak langsung dianggap membuat penggunanya mau tak mau menggunakan aplikasi Google. Hal ini jelas membuat aplikasi lain dari para kompetitor Google tak berkutik melawan Google.
Atas alasan ini, pemerintah Rusia memerintahkan Google untuk mengubah kebijakannya. Jika tak ingin kehilangan pasar Rusia, maka mau tak mau Google harus mengubah kebijakannya itu agar developer pihak ketiga juga bisa menginstall aplikasi yang tidak dibuat oleh Google. Dengan diubahnya kebijakan ini, membuat mesin pencari asal Rusia, Yandex pun bisa bersaing dengan Google khususnya di pasar Rusia, seperti dilansir dari Jagat Review, Selasa (06/10/2015).
Tak hanya di Rusia, Google juga terancam mendapat pinalti atas kemungkinan monopoli di negara lain. Beberapa negara seperti India dan bahkan Amerika Serikat tengah menyelidiki kemungkinan monopoli yang dilakukan oleh Google. Namun pihak Google sendiri masih enggan mengomentari hal ini.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Load comments